Tampilkan postingan dengan label lovestory. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lovestory. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Januari 2012

sorry :'(

maaf banget yaaa..
kuliah is number one
saya belum move on T.T
saya tidak isa mengikuti gaya hidup anda yang sedikit 'mentereng'
saya ini cupu sedangkan anda termasuk gahul
anda tahu segalanya dan saya tidak
kita baru kenal

saya kira, jadi teman jauh lebih baik

^^

Sabtu, 24 Desember 2011

How Wonderful Life Would Be ??


oh dear how wonderful life would be
with you still in my heart
oh dear how wonderful life would be
with you still in my dreams

only stars in the sky
who will understand my tears
let the time pass me by
i am lonely as can be
lonely raven in the sky
who will understand my fears
it is just you and i
my aching despain

Sabtu, 08 Oktober 2011

orang aneh

Hei kamu !
Ngapain nyebarin nomer orang ke orang lain yang tidak dikenal.
Dasar orang aneh -_____-
Jujur, mulai SMA kamu itu memang aneh.
Sekarang beda sekolah, juga tetep aneh.
Aneh, aneeeeh banget.

Senin, 22 Agustus 2011

cuplikan novel

***

"Dasar cewek genit!" bentak Marsya penuh emosi. Ia menuding Nesya di pojok koridor, dekat gudang sekolah. Tadi, sewaktu keluar kelas hendak pulang, Nesya langsung didekati Marsya cs dan "digiring" ke tempat ini.

Nesya hanya bisa terdiam. Bukan karena takut, tapi karena dia nggak tau gimana harus merespons.

"Kenapa? Lo takut?! Kalo baru segini aja udah takut, jangan jadi pacar Vino!" seru salah satu teman Marsya yang juga ada di lokasi kejadian.

Nesya berusaha tersenyum. Tatapannya polos. "Hm...sebenernya...apa salah kalo gue dan Vino pacaran?" tanyanya.

"Lo nanya apa salahnya? Salah besar! Vino itu punya gue!" tegas Marsya.

Wush! Serasa ada angin yang berembus di wajah Nesya. Ucapan Marsya menyadarkan Nesya akan sesuatu. Cewek-cewek di hadapannya ini udah pada nggak waras!

"Punya lo? sejak kapan Vino jadi barang? Sori ya, tapi bukannya lo mantanpacarnya Vino? Dan bukankah yang namanya MANTAN berarti nggak punya hak lagi?" Nesya mulai nyolot. Sekarang ini Vino udah jadi pacarnya. Jadi wajar dong kalo dia lebih berhak daripada Marsya yang hanya sekadar mantan?

Darah Marsya naik sampai ke ubun-ubun. Dilayangkannya tangan ke pipi Nesya. Nesya yang kaget langsung menutup mata. Tapi beberapa detik berlalu, Nesya merasa tamparan itu nggak mendarat ke pipinya. Perlahan ia membuka mata, dan dilihatnya Vino sedang menahan lengan Marsya kuat-kuat.

Vino mengempaskan tangan Marsya dengan kasar. "Sori ya, Sya, tolong jangan ganggu cewek gue lagi," ujar Vino dingin sambil menggandeng tangan Nesya.

Marsya yang merasa terhina makin nggak bisa mengendalikan emosinya. "Apa sih bagusnya dia dibanding gue!?"

Vino berhenti sesaat, tanpa menoleh. "Bagusnya adalah, gue lebih sayang dia dibanding lo."

Nesya merasa pipinya menghangat. Jujur, ia senang mendengarr Vino membelanya seperti tadi.

Mereka kembali melangkah, masih sambil bergandengan tangan, meninggalkan Marsya cs yang masih terlongo dan shock.

***
(8...9...10...UDAH BELOM?! -Laurentia Dermawan)


Cuma iseng pas baca-baca lagi koleksi novelku, eh gatau nya nemu cuplikan cerita ini. Sekilas mirip cerita ku waktu jaman-jaman dibully dan status ku yang sekarang. Ceritanya ada kok di salah satu entri di sini. Cuma ya ga sampek separah ini dan dibelanya juga ga sampek kayak gitu. Itu cerita uda dulu banget tapi masih membekas banget di hati yang mungkin akan terkenang sepanjang masa. Jujur, aku masih takut ketemu orang-orang itu. Yang paling aku takutkan adalah ketemu sama anak-anak alumni sekolah itu yang seangkatan sama mereka. Aku takut anggapan mereka tentang aku. Aku takut ga ada yang mau temenan sama aku. Mungkin aku terlalu berlebihan, tapi susah sekali menghilangkan rasa takut itu. Aku bingung harus bagaimana. Mencoba untuk berpura-pura tidak ada yang terjadi dan tidak akan terjadi apa-apa? Tapi terkadang, berpura-pura itu melelahkan....

Selasa, 02 Agustus 2011

30 Second to Mars - The Kill

What if I wanted to break
Laugh it all off in your face
What would you do?

What if I fell to the floor
Couldn't take all this anymore
What would you do?

Come break me down
Bury me, bury me
I am finished with you

What if I wanted to fight
Beg for the rest of my life
What would you do?

You say you wanted more
What are you waiting for?
I'm not running from you

Come break me down
Bury me, bury me
I am finished with you

Look in my eyes
You're killing me, killing me
All I wanted was you

I tried to be someone else
But nothing seemed to change
I know now, this is who I really am inside
Finally found my self
Fighting for a chance
I know now, this is who I really am

Come break me down
Bury me, bury me
I am finished with you

Look in my eyes
You're killing me, killing me
All I wanted was you

Come break me down
Break me down
Break me down

What if I wanted to break?
What if I, what if I, what if I
Bury me, bury me

Sabtu, 23 Juli 2011

i am a pretender

Kemarin, aku iseng-iseng membuka sebuah blog. Blog seseorang yang tidak ku kenal tapi sudah menjadi musuhku. Sebenernya aku tidak menganggap kamu seperti itu, tapi mungkin kamu yang menganggap aku musuhmu, bahkan musuh bebuyutanmu. Yasudahlah terserah kamu (-.-").

Postinganmu metal 'mellow total'. Aku merasa bersalah bacanya. Kamu jadi kayak gitu secara tidak langsung juga gara-gara aku. Aku dianggap merebut seseorang yang sudah menemanimu selama 1 tahun beberapa bulan. Padahal? Allah tahu yang sebenarnya. Dan gara-gara kejadian itu, aku terkenal. Terkenal di sekolah lain. Terkenal buruk. Alhasil, teman-teman smp ku yang ada di sekolah itu, kalau ketemu mesti pura-pura tidak tahu bahkan pura-pura tidak kenal. Saking malunya kali kalau kenal sama aku. Bahkan..aku masih ingat, kamu pernah bilang kalau aku ini cewek p***k. Aku hanya bisa beristighfar dalam hati, ckckck. Dan gara-gara kejadian itu juga, teman-temanmu ngeadd aku di facebook. Mungkin teman-temanmu juga marah ke aku.

Sekarang, kamu bisa lihat apa yang terjadi padaku. Dia sudah meninggalkanku. Apakah ini karma? aku tidak tahu. Mungkin sedikit banyak kamu merasa senang setelah mendengar berita ini. Mungkin juga ada temanmu atau bahkan kamu yang meng-kapok-an aku. Kalau saat itu kamu merasa bahwa kamu menjadi tempat persinggahan, sekarang aku yang merasa jadi tempat pelampiasan. Rasanya seperti habis manis sepah dibuang. Hah miris bukan?

Ini pelajaran berharga sekali buat aku. Jangan mudah percaya ke orang meskipun orang itu sangat kamu harapkan. Aku merasa tertipu, bego, bodoh. Tiga kali jatuh di lubang yang sama dan aku merasa itu cukup, jangan lagi karena rasanya sungguh tidak enak. Ada yang bilang padaku, "mungkin Allah tahu kalau kamu itu orangnya ga kapok an, makanya diganepin jatuh tiga kali, haha". Yaah itu mungkin saja.

Semua sudah terjadi dan tidak ada yang 'happy ending'. Tapi kenapa aku tidak bisa membenci orang itu? Mungkin seharusnya memang tidak, yang bisa aku lakukan hanya memutuskan untuk tidak berharap padanya lagi. Karena aku takut harapanku akan sirna lagi seperti yang sudah-sudah. Yeah benar, sekarang saatnya untuk berhenti berharap. Aku ini masih labil tapi semoga ini keputusan yang tepat dalam ke-labil-anku. Haha..

Aku tidak bisa melupakan semuanya. Sekarang yang aku bisa hanya berpura-pura kalau 6 bulan yang lalu tidak ada apa-apa, berpura-pura tidak terjadi apa-apa, dan berpura-pura semua baik-baik saja. Bukankah berpura-pura itu penting? haha sebenarnya tidak dalam masalah ini.

Terimakasih untuk seseorang di sana yang telah memberi saya musuh, memberi pelajaran, memberi kenangan indah dan juga buruk. Maaf juga atas semua salahku. Semoga kamu sukses dan mendapat orang lain yang jauh lebih baik dari mantan-mantanmu. Dan doakan aku agar bisa hidup normal lagi karena aku ingin meraih mimpi-mimpiku untuk bisa sukses dan membahagiakan orang-orang yang aku sayangi tanpa ada pikiran-pikiran tentang masalah ini. Amin ya Allah . . .

Kamis, 21 Juli 2011

by mario teguh ^^

Memang,
pengkhianatan dari orang yang kita cintai
adalah pelukaan yang paling sedih.
Tapi,
penyiksaan terkeji
terhadap hampir seluruh jiwa yang dilukai oleh cinta
adalah pengabaian.
Pengabaian menyadap kering keremajaan dan kehidupan
dari banyak jiwa baik yang tak berharap
selain diperlakukan dengan lembut
dan dipelihara kedamaian hatinya.
Tuhan Yang Maha Cinta,
anugerahilah kami dengan cinta yang setia
amin

**********

Untuk engkau yang sedang patah hati.
Pedih di hatimu itu,
walau serasa akan menyabut nyawamu,
sesungguhnya ia membuka keindahan sisi kehidupan yang tak mungkin kau kenal
jika engkau tak pernah jatuh cinta.
Sesungguhnya,
lebih baik jatuh cinta dan patah hati
daripada tak pernah mengenal cinta.
Semakin engkau terluka,
semakin besar kemampuanmu untuk memuliakan belahan jiwa
yang sedang disiapkan oleh Tuhan.
amin

**********

Tuhan kami Yang Maha Penyayang,
bantulah kami
untuk membebaskan hati kami dari kepedihan masa lalu,
agar kami hidup dan bekerja dalam kedamaian dan kesyukuran hari ini.
Bijakkanlah kami dengan pelajaran dari kesalahan masa lalu kami,
agar yang kami lakukan hari ini benar
dan membaikkan masa depan kami.
Besarkanlah rasa percaya diri kami,
utuhkanlah kesetiaan kami kepada kejujuran,
dan sejahterahkanlah kami
amin

Rabu, 13 Juli 2011

life keeps on turning :)

110711

Tanggal ini benar-benar sangat menguji kesabaranku. Kalau dilihat dari tanggalnya, hmm lumayan cantik tapi tidak dengan kejadian yang terjadi di tanggal itu.

Hari itu ku awali dengan bangun pagi, siap-siap pergi ke Universitas Brawijaya buat daftar ulang. Sampek di sana ternyata pintu Samanta Krida belum dibuka padahal sudah banyak banget yang ngantri di depan pintu. Hmm tak apalah, saat itu memang masih jam 7.30, pendaftaran kan emang dibuka jam 8.00, kayaknya aku yang terlalu bersemangat hahaha. Sambil nunggu pintu dibuka, aku muter-muter nyari temenku yang emang sudah janjian mau daftar ulang bareng. Namanya Diana, temen les waktu kelas 3 smp di SSC. Ahaa akhirnya ketemu, eh ternyata aku juga ketemu sama Windy, temen les juga pas smp. Ga nyangka kita bertiga ketemu lagi, sejurusan pula, ahaha bener-bener kayak reuni :)

Daaan dengan nyerobot sana nyerobot sini, antri sana antri sini, akhirnya sekitar jam 15.00 daftar ulangku kelar. Aku sms dia bilang kalau sudah selesai. Ternyata dia sudah nunggu di gerbang UB tapi yang deket fakultas kedokteran, tak apalah jalan dikit. Tapi setelah aku jalan dari Samanta Krida ke gerbang UB yang di situ, ternyata jauh juga yaa. Haduu keringet ku sudah tumpah ruah. Gila panas banget ! Untung itu mau ketemu dia, kalau nggak males deh jalan segitu jauhnya. Horee akhirnya ketemu, trus akhirnya kita naek motor 'bajaj' nya itu cap cus dari situ.

Rencana awal sih ke matos, mau ke Coffee Toffee tapi ga jadi gara-gara aku dari pagi belum makan nasi. "Emang kenapa kalau belum makan nasi minum kopi?" tanyaku. "Ntar kamu pingsan. Tuh kayak di film naughty kiss, O Hanny nunggu Baeksenjo sambil hujan-hujan, dia belum makan trus dia minum kopi langsung pingsan deh". Hmm tak iyain ajadeh daripada perang. Akhirnya kami makan di Iga Bakar deket rumah mawar. Aku pesen iga bakar+lemon tea, dia pesen bakso+es teh. Nggak lama, pesenan dateng, makan deh kita sambil ngobrol-ngobrol macem-macem. Sambil kita ngobrol, dia tak perhatiin terus. Dia keliatan capeeek banget trus ga semangat, yaa atau mungkin cuma perasaanku. Dan tanpa disadari aku dari tadi ngeliatin dia ngomong sampek lupa makan ku belum habis dan dia sudah habis dengan baksonya. "Ayo cepet dimakan", ucapnya sambil mendorong sendokku yang berisi nasi+lauknya ke arah mulut ku. "Hehe sampek lupa :p". Duhh aku bego !

Akhirnya selesai trus kita pulang. Tapi pas di jalan kawi, aku minta dia nganter ke poltek buat liat sapa tau ada pengumuman tes kesehatan. Ternyata pas nyampek sana ga ada pengumuman apa-apa. Pulang deh kita. Waktu itu mendung, eh ternyata di tengah jalan hujan turun. Kebetulan lewat daerah smp 3, akhirnya kita ngiup deh di gerbangnya smp 3. Pas di sana, dia tak liatin, dari tadi ngelamun aja. Hmm yasudahlah. Hujan sudah agak reda, kita nekat pulang. Eh pas lewat daerah sma 5, jalanan kering ga ada bekas hujan sama sekali, ckckck. Tapi gapapa deh, kan jadi tambah lama, hahaha. Di jalan tiba-tiba dia nyuruh aku buat janji 3 hal. Ga boleh cengeng, ga boleh susah makan, dan PLN ku harus lolos. Ya tak iyain aja, tak kira ada apa. Aneh !

Sekitar jam 18.00 aku nyampek rumah. Capek tapi seneng. Masuk rumah sambil senyum-senyum trus ngecharge HP yang dari tadi emang mati. Aku ke dapur bentar, trus masuk kamar lagi buat nyalain HP. Aku kaget, ada sms dari dia. Tak buka. SPEECHLESS ! Dia mutusin aku ! WHAT? dunia bener-bener kayak runtuh. Aku masih ga percaya sampek sekarang..

Kenapa harus 5 bulan lagi? pacaran tiga kali dengan orang yang sama dan semuanya putus setelah 5 bulan :(
Seandainya kamu ga dateng lagi 5 bulan yang lalu, mungkin rasanya ga akan sesakit ini !
Semaleman aku kayak orang gila. Ga mandi, ga makan, ga ganti baju dan mata ku kayak habis ditinju Chrisjohn. Aku bener-bener ngerasa putus asa.

Tapi besoknya aku dapet kabar kalau aku lolos tes kesehatan. Seneng bukan kepalang. Aku yakin bakal bisa memenuhi janjiku yang ketiga :) aku mulai semangat lagi meskipun masih sedih. Hmm tapi semuanya pasti ada hikmahnya. Hidup mesti terus berjalan meskipun sudah ga ada kamu..

MAKASI ya buat 5 bulan ini dan aku MINTA MAAF kalau banyak salah :)